Mengapa Digitalisasi Bisnis?


Untuk mengembangkan usaha bisnis anda, sekurangnya lakukan digitalitasi pada tiga hal penting, yaitu: digital branding, digital marketing dan digital operating.


A. Digital Branding


Apa yang ingin ditanamkan di benak kepala banyak orang tentang produk, usaha atau perusahaanmu? Ini penting, karena akan menjadi satu tahapan yang harus dicapai bila sejak awal sudah berpikir berbisnis dalam jangka waktu yang panjang atau berkelanjutan.


Hindari cara berpikir sesaat dan sempit bahwa yang penting produk terjual. Ini tidak berlaku bagi orang yang menginginkan bisnisnya berlangsung lama. Perlu merawat kepercayaan, memelihara loyalitas konsumen agar bisa melakukan transaksi pembelian secara berulang.


Untuk mereka yang mau lebih serius dalam mengembangkan bisnis untuk berkelanjutan secara jangka panjang, pikirkan untuk memiliki logo usaha (perusahaan) dan website, minimal jenis website profil company.


1. Logo


Meliputi pengembangan logo yang lebih mencerminkan brand yang kuat, positif dan populer. Pemilihan logo usaha atau perusahaan yang tepat akan dapat membantu peningkatan branding bisnis.


Logo akan mewakili penampilan wajah perusahaan secara sederhana dan mudah. Logo akan menjadi tanda pengenal bagi perusahaan anda. Meski terkesan sekilas, logo harus memberi kesan yang kuat, menarik perhatian dan memberi citra positif.


2. Website


Selanjutnya, kenalkan informasi penting tentang usaha anda, tentang produk yang ditawarkan, hingga tentang bagaimana caranya produk itu dibeli. Informasi tentang produk sangat dibutuhkan oleh konsumen, untuk meningkatkan minat dan kepercayaan  sebelum memutuskan untuk membeli. Ini merupakan bagian dari branding dari sebuah perusahaan di mata konsumen.


Miliki website bisnis yang merangkum semua kebutuhan informasi tersebut. Web akan menjadi media informasi yang lengkap dan utuh, serta mudah diakses kapanpun selama 24 jam. Web pun bisa menjadi media interaksi dalam berkomunikasi antara konsumen dan pemilik usaha. Bahkan, web bisa berfungsi sebagai katalog digital dari banyak produk, serta sebagai media untuk melakukan transaksi penjualan.


3. Live Chat


Lengkapi website dengan menyediakan fitur Live Chat agar branding melalui website lebih memberikan kesan ramah, mudah dihubungi untuk banyak hal yang ingin ditanyakan. Ini untuk menunjukkan bahwa usaha atau perusahaan anda sangat peduli dengan konsumen.


Live Chat akan melengkapi saluran kontak yang biasa ada, seperti nomor telepon, nomor WhatsApp atau bahkan email. Intinya, permudah konsumen untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan, sekaligus siap melayani bila ada komplain tentang layanan atau produk yang dibeli.


B. Digital Marketing


Mulailah dari pemahaman bahwa kini orang makin banyak yang mencari dan mengenali produk yang diperlukan melalui telepon genggam di tangan. Saatnya, strategi pemasaran memperhatikan HP sebagai alat kunci bagaimana sebuah produk bisa dipasarkan dan terjual.


Lalu, bagaimana sebuah produk bisnis dapat diakses melalui HP? Pertama, melalui searching Google. Kedua, melalui sosial media. Ketiga, melalui marketplace dan online shop.


1. Akun Google Bisnis


Digital marketing berarti menyebar "jala atau jaring" sebanyak-banyak untuk dapat memungkinkan sebanyak mungkin pula "ikan" (konsumen) mengetahui, tertarik dan membelinya. Jadikan produk bisnismu mudah dicari orang melalui searching Google. Miliki akun Google Bisnis, sekaligus aktifkan peta bisnis di mana lokasi bisnismu dapat ditemui. Adanya web bisnis, juga akan membantu produk bisnismu lebih mudah dicari dan dikenali.


2. Akun Sosmed


Miliki akun sosmed di Whatsapp (WA Bisnis), Facebook, dan Instagram. Kembangkan dan optimalkan fungsinya untuk berbagi informasi tentang produk bisnis anda. Tidak tertutup kemungkinan, cukup banyak konsumen yang akan berlanjut dengan transaksi pembelian.


3. Akun Toko Online di Marketplace


Miliki akun toko online di beberapa marketplace penting, seperti Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak. Jika produk anda adalah jenis kuliner, tambahkan akun tokomu di Gofood dan Grabfood.


4. Aplikasi Toko Online Milik Sendiri


Sudah cukup? Belum. Satu lagi, miliki aplikasi toko online sendiri yang dapat diunduh melalui Google Playstore. Gunanya, agar anda lebih leluasa dalam mengatur produk yang dijual, serta lebih fokus dalam melayani konsumen, terutama para reseler dan dropshiper.


C. Digital Operating


Ada saatnya, ketika usaha atau perusahaan anda, terutama jenis usaha ritel, dapat menerapkan digitalisasi untuk sistem operasi bisnisnya. Minimal terkait pencatatan transaksi keuangan yang dapat dilakukan secara otomatis, mulai dari pengadaan barang, pelabelan, penjualan hingga laporan keuangan. 


1. POS


Miliki sistem aplikasi Point of Sales (POS) yang dapat melakukan transaksi penjualan secara digital, otomatis dan terintegrasi dengan catatan keuangan serta persediaan. Dengan sistem ini, bisnis akan lebih mudah dikontrol, tugas rutin dapat dengan leluasa didelegasikan kepada karyawan. Pemilik bisnis dapat lebih fokus pada pengembangan bisnisnya.


2. Kasir Digital 


Lengkapi dengan memiliki sistem kasir digital yang akan dengan mudah dan akurat mencatat seluruh transaksi harian, bahkan hingga rekap transaksi bulanan. Pemilik bisnis akan lebih mudah mengetahui arus kas harian, ketersediaan uang kas, rencana pembelian barang hingga keperluan catatan transaksi bulanan.


Kini, sistem aplikasi kasir digital telah banyak tersedia yang telah menyatukannya dengan sistem aplikasi POS. Saatnya, rencanakan untuk memmilikinya sebagai bagian dari tahapan kemajuan dari bisnis anda.


Nah, kini apakah anda sudah memiliki sejumlah sarana digital bisnis di atas? Jika belum punya, tapi berminat memiliki, maka kami akan bantu untuk memilikinya....